Saturday, 23 April 2011

kesunyian membelit jiwa....

erm.....telah lama rasenye aku x melangkah jari ku untuk mengisi kembali ruangan ini.....setelah aku habis kelas english ku di perak...aku telah memulakn kehidupan baru ku di sini...di tempat org...tanggal 18 mac merupakan hari pertama dalam sejarah hidupku bagi berpisah dengan keluarga ku dan memulakan hidup dan suasana baru di tempat baru...ini kerana sebagai anak tunggal ini adalah kali pertama aku berjauhan dari keluarga ku...tp..alhamdulillah..aku dapat membiasakn diri dan menyesuaikan diri di tempat baru dgn keluarga baru...di sinilah aku mula belajar untuk berdikari dan tidak bergantung pada orang lain.... alhamdulillah aku dikurniakan dengan kakak atau lebih senang rakan - rakan yang baik dan satu kepala denganku...walaupun pada asalnya,aku  agak janggal tapi,akhirnya aku boleh menyesuaikn diri ku di sini....pada mulanya,aku berubah dari seorang yang gila - gila dan peramah menjadi pendiam seribu bahasa...aku hanya menghabskan masaku dgn laptop ku....tentang famili SGA ku pula...aku sntiasa berhubung dan tidak melupakan mereka...sampai ke hari ini aku masih berhubung dengan mereka,cuma....maafkan ku kalau aku tidak membalas mesej kalian,bukan bermakna aku sudah melupakan kalian apatah lagi sudah sombong,tapi kadang - ladang masa dan keadaan yang tidak mengizinkan untuk aku meluangkan masa bersama kalian...tapi percayalah kalian tetap keluarga ku di hatiku,,,kenangan dan namamu sering berada di hati dan fikiranku...insayAllah,jika ada rezeki dari -Nya kita dapat bersua muka.....kadang - kadang kesunyian datang mengetuk pintu hatiku....namun ku gagahi melawan bisikan itu,kerana bagiku kalau tidak sekarang mungkin nanti tetap akan ku lalui nya... kadang -kadang hatiku menangis sayu seperti gerimis jatuh di daun - daun...sayunya hatiku apabila aku jauh dari orang - orang yang ku sayangi....

Kesepian malamku…..

sesepi apakah malam ini
ketika mendampingi sunyi

sesaat kumerindu

melangut di hujung malam-Mu

sendiri lagi seorang dalam diam


sesepi apakah malam ini

ketika menyimpuh di kelokan

mendamba pengampunan

dalam sarat gelisah noda semalam

untuk kata dan langkahan

hari esok yang belum pasti terjadi

buat aku termenung memanjang


sesepi apakah malam ini

ketika gemuruh jiwaku kian hilang

sesaat aku yang memilih

bukannya dipilih

hanya pada dua jalan di hadapan

di antara nafsu dan iman


sesepi apakah malam ini

ketika mentari kian berlabuh

menjemput bayangan suram

ya, seharusnya aku yang datang

melabuhkan sebuah pengharapan

memohon kasih belas-Mu, Tuhan

menyingkap baris-baris kata

berdoa setulus rasa

pada-Mu Sang Pemilik jiwa.

 














 hanya doa mu,menemaniku...hanya kenangan mengisi ruang fikiranku di kala sunyi.....